Gampang Memulai Tulisan
Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, bahwa menulis itu gampang. Lalu bagaimana agar anda gampang memulai tulisan? Untuk bisa memulai menulis, satu hal yang harus dipersiapkan lebih dulu adalah anda harus memiliki tema bahasan yang akan ditulis. Ini adalah syarat utama untuk menulis. Ibaratnya ini adalah tujuan anda seperti halnya tujuan bila anda ingin bepergian.
Memilih Tema Bahasan
Sebenarnya banyak hal yang harus diperhatikan dalam memilih tema bahasan. Tetapi saya selalu membuat tema bahasan hanya berdasarkan 2 (dua) hal berikut, karena menurut saya lebih simpel.
- Tema bahasan harus unik.
Dalam menentukan tema yang akan ditulis, anda tidak perlu pusing tujuh keliling. Pilih saja berdasarkan apa yang saat ini anda ketahui, tetapi informasi itu memiliki keunikan. Artinya, informasi itu bukan informasi umum yang sudah banyak disampaikan oleh penulis lain atau sudah banyak diketahui orang. Saya yakin, setiap orang memiliki informasi dan pengalaman yang berbeda-beda dengan orang lain. Setiap orang juga memiliki sudut pandang yang berbeda dalam memaknai setiap peristiwa yang pernah ia alami. Inilah yang bisa anda sampaikan melalui tulisan. Jadi seandainya pun idenya sama, tetapi anda bisa menyampaikan dengan cara yang berbeda.
Appraiser Profesional yang tidak Profesional
Dua bulan lalu, seorang teman mengajukan kredit ke salah satu bank BUMN. Salah satu syarat yang diminta bank adalah jaminan yang akan diserahkan ke bank harus diappraisal (dinilai) oleh appraiser dari appraiser independent dan profesional. Teman saya ini kemudian menceritakan kekecewaannya kepada saya karena rumahnya dinilai tidak sesuai harga pasar. Menurutnya, nilai taksasi rumahnya terlalu rendah karena dia membeli dan merenovasi rumah itu 2 tahun lalu total menghabiskan Rp1.000.000.000,- (satu milyar rupiah), tapi hanya dinilai Rp900 juta. (Menurut dia, harga pasar rumahnya adalah Rp1,3 Milyar – Rp1,5 Milyar).
Sukses menjadi Investor Properti
Salah satu yang membuat seseorang bisa sukses menjadi investor properti karena orang ini senang pada transaksinya, BUKAN pada propertinya. Salah satu kesalahan terbesar seseorang (terutama yang mengaku investor) dalam membeli properti adalah mereka membeli properti tidak berdasarkan keuntungan finansial tetapi lebih karena faktor SUKA pada propertinya yang indah maupun arsiteknya sangat bagus. Tidak ada salahnya sih…. anda suka pada hal itu kalau properti itu untuk rumah tinggal anda. Tapi kalau sudah menyangkut investasi, anda harus memerhatikan untung dan ruginya secara finansial, dan meninggalkan perasaan SUKA atau TIDAK suka. Tetaplah berpegang pada prinsip-prinsip investasi, misalnya apakah prospek properti itu bagus? Apakah menghasilkan uang masuk yang positif? Bagaimana pertumbuhan properti didaerah itu? Dan sebagainya.. Investasi properti adalah masalah angka-angka. Maksudnya adalah apakah secara angka finansial akan untung atau tidak.
Menulis Itu Gampang
Sebenarnya ada banyak teori menulis yang diajarkan oleh para penulis yang bisa anda dapatkan di toko buku terdekat. Tetapi dalam kesempatan ini, saya tidak akan memberikan tips-tips menulis melalui beberapa teori. Sebab saya tidak ingin menambah kebingungan anda dalam belajar menulis dengan berbagai teori menulis.
Bagi saya, menulis itu mudah, semudah kita berbicara. Kita setiap hari bisa berbicara dengan beribu-ribu kata. Setiap hari pula kita sering berbicara/memberikan penjelasan sesuatu kepada orang lain untuk meyakinkan apa yang kita inginkan. Karena itu, dalam menulis anda tidak harus memiliki kemampuan khusus apalagi kemampuan berimajinasi, kecuali anda menulis fiksi.
Menulis hanya membutuhkan ingatan tentang apa yang pernah anda pelajari dan apa yang pernah anda alami (pengalaman) ditambah dengan informasi atau referensi dari berbagai sumber yang bisa anda dapatkan di media massa, internet, wawancara dan lainnya. Oleh karena itu, untuk mempermudah dalam menulis, saya hanya menawarkan satu konsep menulis dengan gaya bercakap-cakap.
Kerjasama Bisnis Resto
Inilah kabar gembira bagi anda, pengusaha makanan/restoran yang ingin mengembangkan bisnis namun terkendala dengan tempat usaha baru. Kami, dari King Properti akan menyediakan tempat usaha (ruko) dengan sistem kerjasama bagi hasil, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
- Calon mitra usaha harus sudah memiliki bisnis makanan dan ingin membuka cabangnya (sementara ini kami belum menerima mitra yang baru akan memulai bisnis)
- Kami akan melakukan seleksi terhadap calon mitra yang meliputi sikap/perilaku calon mitra, kualitas dan kelezatan makanan yang dijual, serta tingkat profesionalisme mitra
- Lokasi tempat usaha/ruko akan dibahas bersama antara King Properti dan mitra usaha. Mitra usaha dapat mengusulkan lokasi ruko di wilayah Jabodetabek. Apabila lokasi ruko sudah disepakati, King Properti akan membeli ruko tersebut, sehingga menjamin kelangsungan bisnis kemitraan ini.
- Read the rest of this entry »





Recent Comments
kebanyakan orang terhambat menulis,karena sudah memikirkan teknis tata bahasanya. Jadi ia merasa...
Kalo anda bisa buktikan penghasilan itu (biasanya dilihat dari mutasi rekening), bisa kok pak…
benar pak. 100%. Tq
Kenapa kalau karyawan outsourcing paling susah mendapatkan approval dari bank sedangkan saya mendapatkan...
Ya, sebaiknya suami buat rekening dan minimal 3 bulan transaksinya bagus..