Bisnis properti, properti, dan properti tanpa modal

Beberapa hari lalu, saya barusan melakukan transaksi beli sebuah tanah. Dalam kesempatan perbincangan dengan pemilik tanah, saya dapat informasi bahwa ia membeli tanah itu sebesar Rpxx.xxx,- pada tahun 1998. Padahal transaksi yang terjadi saat ini sebesar Rpyyy.yyy.yyy,- atau naik sekitar 20 kali lipat dari rentang waktu selama 14 tahun. Kenaikan ini tentu sangat besar bila dibandingkan dengan investasi yang lain. Coba bandingkan dengan investasi emas yang rata-rata 20% pertahun, maka selama 14 tahun kenaikannya kurang lebih 280%. Coba bandingkan investasi apalagi yang bisa sebesar itu hasilnya? Mungkin saja investasi saham. Tapi saham ini masih sangat berisiko.

Nah.. berdasarkan hal itu, maka menurut saya, siapa pun wajib memiliki investasi properti atau bisnis properti. Berapapun uang kita, sebenarnya bisa untuk berbisnis properti. Tidak punya uang pun anda bisa membeli properti atau menjadi developer properti. Untuk jadi developer misalnya, anda bisa memanfaatkan pemilik tanah dan bekerja sama dengan kontraktor untuk membangunnya. Tanpa modal bisa? Bisa! Misalnya, ada pemilik tanah 100 m2, dia ingin jual setelah dibangun, namun tidak punya uang untuk membangun rumah. Anda bisa cari kontraktor atau pemilik modal untuk membangunnya. Biarkan tanahnya tetap atas nama pemilik, kontraktor yang bangun dan kita bayar kalau rumah sudah laku. Anda bisa mendapatkan bagi hasil dari bisnis ini. Bisakah ini dipraktekkan? Bisa! saya sudah mencobanya kok…

Selamat mencoba