Salah Benar Harus di Dukung?

Terus terang akhir-akhir ini saya sulit untuk menerima logika berpikir masyarakat kita terutama di medsos. Seringkali, atas nama kebebasan berekspresi, HAM dan demokrasi maka memfitnah dan melecehkan itu dianggap biasa saja. Kalau pelakunya diproses secara hukum maka pelaku akan mendapatkan pembelaan, tidak terkecuali dari orang2 yang selama ini membawa lebel-lebel agama di akun medsos-nya, (meskipun pelaku telah melakukan penyebaran pornografi dan hal-hal yang memfitnah). Atas nama hukum yang dianggap tidak adil, karena hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah, maka apabila ‘rakyat kecil’ berbuat salah tidak boleh di hukum. Mereka mendapatkan simpati dan dukungan dari publik. Ini menurut saya (mudah2an salah), karena hati sebagian masyarakat ini telah kotor, tidak menjadikan ahlak sebagai landasan berbangsa dan bernegara.

Kalau pola pola seperti ini terus berlanjut, jangan heran suatu saat nanti, ada orang berzina kemudian ditangkap polisi, medsos akan bela dengan alasan “mereka berdua kan suka sama suka, dan lagi kepingin begituan. Mereka orang miskin tidak mampu nikah sehingga terpaksa zina”. Jangan heran pula kalau ada orang korupsi ‘kecil’ ditangkap kemudian dibela publik dengan mengatakan “mereka kan cuman korupsi kecil, yang korupsi besar saja belum diproses”. Jangan heran pula, kalau saat ini lalu lintas semwrawut juga karena tidak ada kedisiplinan. Dan pelaku kesemrawutan di jalan itu sebagian rakyat kecil. Bukankah jumlah rakyat kecil lebih banyak dari pejabat dan tokoh masyarakatnya? Maka jangan heran pula, kalau nanti ada pelaku berkendara yang tidak disiplin dan berujung pada kecelakaan dan maut, akan dibela oleh medsos, dengan alasan “mereka rakyat kecil, buru-buru mencari nafkah untuk keluarganya. Terpaksa ngebut dan melanggar aturan”

Kita lebih banyak menggunakan nafsu dan syahwat dalam menjalani kehidupan ini….. bukan kejujuran dan akhlakul karimah.

Kalau bangsa in mau maju, masyarakatnya harus taat hukum dan mendukung siapapun yang salah harus dihukum. Kalau ada ‘rakyat kecil’ hukum tetap harus ditegakkan. Kalau ada pejabat dan presidennya salah tentu hukumannya harus lebih berat. Karena itu media sosial harus digunakan untuk mengontrol dan mendukung terhadap hal-hal yang baik. BUKAN DUKUNG MENDUKUNG UNTUK KEJAHATAN. Dasar perbuatan kita seharusnya akhlaqul karimah.

Wallahu a’lam, silahkan di share. Safak Muhammad