Perusahaan Baper, Rezeki Seret

fb_img_1481502973969Perusahaan kok baper banget :( , kayak Islam pobhia di negeri muslim terbesar yang aman dan damai…

Sari Roti ini juga GR banget..,
Siapa yang bilang kalo perusahaan ini ikut dukung Aksi 212?
Saat aksi 212 disana juga banyak produk produk milik aseng dan asing… dan itu bukan berarti mereka mendukung aksi. Orang jual beli biasa saja, dari siapa saja,
Tapi kalau mereka sampai berpikiran aneh aneh seperti itu, seperti dalam paragraf akhir pernyataannya, maka kita jadi tahu sesungguhnya sikap mereka kepada umat Islam,
Sementara mereka nggak sadar, mereka besar itu karena konsumennya sebagian besar umat Islam,
Wajar kalau ada seruan netizen untuk boikot membeli produk itu.

——-
Masih banyak perusahaan roti yang enak, murah lagi,
Beli saja dari perusahaan roti UKM, milik bang yudi, bang amin, cak syukur, bu aminah dan lainnya, sekalian untuk bantu memajukan bisnis UKM.

Wah, jangan ikut lebĂ i juga dong, masa gara gara gini aja ada aksi boikot produk? Sari Roti itu perusahaan besar, punya ribuan karyawan, yang jadi penjual keliling itu rakyat kecil… nanti gmana dong kalau nggak laku, kalau tutup? Kalau pemiliknya pasti masih kaya, tapi karyawannnya jadi susah..

Memang, akhir zaman ini umat Islam kata Rosulullah dijangkiti penyakit hubbud dun ya, cinta dunia, takut mati. Lupa bahwa rezeki itu Allah yang kasih, bukan perusahaan tempat bekerja.
Karena itu, akibat hubbud dun ya inilah umat Islam jadi kehilangan ghirah dalam beragama, cuek terhadap agamanya. Sebab semua harus di ukur untung rugi.

Oke, kalau emang orang pada boikot nggak beli roti itu, pasti nanti ada keseimbangan baru, yakni pemilik roti UKM akan maju, menggantikan perusahaan besar itu, sehingga para pekerja itu beralih menjadi karyawan UKM… gitu aja kok repot :)