Memilih Investasi Biaya Pendidikan
Assalamualaikum Wr Wb
Mas Safak yang saya hormati, saya mohon saran Anda. Saya seorang pria dan telah menikah serta dikaruniai seorang orang putri berumur 2 tahun dan insya Allah akan tambah menjadi dua dalam waktu dekat ini.
Mengingat semakin mahalnya biaya pendidikan dari tahun ke tahun, kami berencana mempersiapkan pendidikan anak kami sejak dini. Namun, kami masih bingung antara memilih investasi dengan asuransi pendidikan syariah, dengan investasi pendidikan dengan emas seperti di Pegadaian Syariah.
Mohon Mas safak bisa memberikan pencerahan kepada saya. Atas saran dan jawabannya kami ucapkan banyak terima kasih.
Wassalamualaikum wr wb,
Muhammad Andi, Bekasi Barat
Jawaban:
Wassalamualaikum Wr Wb
Pak Andi, dana pendidikan anak memang sebaiknya dipersiapkan sejak dini agar lebih mudah dan murah, sehingga begitu, anak masuk sekolah, dananya sudah siap dan tidak perlu pusing lagi cari pinjaman kanan-kiri.
Ada banyak produk yang bisa digunakan untuk menyiapkan dana pendidikan anak. Namun sebelum memilih produk sebaiknya Anda memperhatikan sebagai berikut:
Pertama, melakukan perhitungan kebutuhan biaya pendidikan. Yakni menghitung berapa biaya pendidikan yang akan diperlukan oleh anak-anak kelak. Cara menghitungnya cukup mudah. Untuk anak yang baru lahir sekarang, masuk SD nanti butuh biaya kira-kira 3 kali lipat dari biaya masuk SD sekarang. Untuk masuk SMP, biaya yang diperlukan kira-kira 5 kali lipat dari biaya SMP sekarang. Untuk masuk SMA, biaya yang diperlukan adalah 6 kali lipat. Dan untuk masuk kuliah, biayanya menjadi 8 kali lipat dari biaya sekarang.
Dengan menggunakan rumus yang sederhana itu, Anda bisa memperkirakan berapa biaya yang diperlukan untuk sekolah anak anda. Besarnya kebutuhan itulah yang menjadi target investasi anda.
Nah, sekarang anda bisa pilih mana investasinya. Apakah nvestasi emas atau unit link asuransi. Baiklah, agar lebih jelas, sebelum anda menentukan pilihan anda, saya jelaskan perbedaan antara investasi emas dan unit link asuransi. Unit link adalah produk asuransi plus investasi. Artinya, anda tidak hanya melakukan asuransi, tapi juga melakukan investasi. Jadi, unit link ini merupakan produk gabungan investasi dan asuransi. Kalau Anda sekarang belum punya asuransi apa pun, dan tidak mau repot beli asuransi dan investasi secara terpisah, unit link ini bisa dipertimbangkan.
Mengapa perlu asuransi? Asuransi ini diperlukan sebagai antisipasi. Jelasnya begini. Kalau Anda investasi secara rutin dan segalanya berjalan lancar, maka insya Allah dana pendidikan tersedia pada waktunya. Tapi, jika Anda meninggal dunia sebelum anak Anda masuk kuliah, misalnya, atau cacat tetap, maka perusahaan asuransi akan meneruskan preminya, atau memberikan santunan yang bisa dijadikan sebagai dana pendidikan.
Namun demikian, dengan adanya unit link ini, biasanya premi yang harus anda bayarkan lebih mahal, karena untuk membayar investasi dan asuransi. Saran saya, datanglah pada agen asuransi dan minta perhitungannya secara detail (proposal).
Alternatif kedua adalah investasi dengan emas, yang bisa anda lakukan di Pegadaian, Sebelum anda memilih investasi emas, anda harus mengerti karakteristik emas. Harga emas cenderung mengikuti inflasi. Maksud saya, harga emas selalu naik seiring kenaikan inflasi. Karena itu, emas ini dikenal anti inflasi. Gampangnya seperti ini. Kalau harga emas saat ini Rp100 ribu, maka jika inflasi (kenaikan) selama 5 tahun sebesar 50%, maka harga emas pada tahun ke enam menjadi Rp150 ribu. Dengan demikian, apabila anda investasi pada emas, maka anda tidak perlu pusing tujuh keliling memperkirakan biaya pendidikan dimasa yang akan datang tapi cukup menghitung biaya pendidikan saat ini dan disetarakan dengan emas.
Kongkritnya begini. Bila biaya masuk SD A setara dengan 10 gram emas, SMP & SMA B setara dengan 20 gram emas, dan Universitas C setara dengan 150 gram emas, maka anda bisa langsung menabung emas sesuai kebutuhan. Bila untuk masuk SD masih ada waktu 3 tahun lagi dan butuh biaya 10 gram emas, maka anda perlu beli kurang lebih 3,5 gram per tahun. Begitu seterusnya, Anda bisa hitung sendiri.
Lalu mana yang harus anda pilih? Semuanya terserah anda. Setiap pilihan ada kelebihan dan kekurangannya, dan bisa disesuaikan dengan kondisi anda. Untuk asuransi unit link, biasanya membuat kita disiplin karena ‘dipaksa’ membayar tiap bulan atau tiap tahun. Sedangkan kalau investasi pada emas, kalau anda tidak disiplin maka seringkali ditunda-tunda pembelian emasnya. Dan, investasi emas perlu tempat pengamanan misalnya Save Deposit Box (SDB) yang harus disewa di bank.
Demikian, semoga bermanfaat
Konsultasi ini telah dimuat di Harian Radar Bekasi
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.






October 4th, 2009 at 5:18 am
Assalamualaikum pak,
dalam kalimat “Alternatif kedua adalah investasi dengan emas, yang bisa anda lakukan di Pegadaian,”. maksudnya di pegadaian gimana pak?
October 7th, 2009 at 2:13 pm
oh ya, kalimatnya kurang lengkap. maksudnya emasnya bisa dibeli di pegadaian
March 10th, 2010 at 11:12 am
salam kenal buat Om Safak
sekedar berbagi,
kebetulan saya ikutan di portalreksadana dan banyak informasi menarik terkait reksadana.
lalu akibat keisengan saya terhadap excel, saya coba2 bikin spreadsheet untuk simulasi reksadana untuk perencanaan pendidikan anak.
Jadi ijinkan saya berbagi link komen saya di portalreksadana:
http://portalreksadana.com/node/214#comment-7264
trus kalo mau langsung download spreadsheet excel saya ada di:
http://www.ziddu.com/download/8875032/SkoLaPlanV10rev0803.xls.html
Begitu aja dulu dhe…
Salam sukses buat Om Safak
Wass
Zhoi