Gaji Pas-Pasan, Gimana Ngaturnya?

Rubrik Konsultasi di Radar BekasiPertanyaan:

Assalamualaikum Wr Wb
Bung Safak, saya karyawan swasta, berumur 28 tahun sudah menikah tapi belum punya anak. Saya mau tanya, apakah saya masih perlu asuransi jiwa yang digabung investasi? Saya mengajukan pertanyaan ini karena gaji saya pas-pasan dan tabungan saya sangat kecil. Kalau untuk menabung, terus terang saya sangat sulit karena saya orangnya gampang ngeluarin uang. Mohon solusinya, agar saya bisa menabung dan berinvestasi.

Salam,
Rudi Handoyo

Jawaban:

Waalaikumussalam Wr Wb

Pak Handoyo, banyak penelitian membuktikan bahwa seseorang yang miskin biasanya bukan karena dia tidak memiliki modal awal, tetapi karena mereka tidak mau melakukan sesuatu untuk mengubah hidupnya. Mereka memiliki mental miskin, yang selalu mengeluh, menyalahkan keadaan dan merasa kalah sebelum bertanding. Biasanya mereka mangatakan :

“Gaji saya kecil, pas-pasan untuk kebutuhan bulanan, sehingga saya tidak akan pernah kaya!”.

“Saya tidak punya modal”

“Penghasilan saya selalu tidak cukup, karena kebutuhan selalu meningkat”

“Saya tidak memiliki keahlian untuk mencari uang”, dan kalimat-kalimat sejenisnya.

Nah, sekarang tergantung anda, apakah anda memilih kata-kata positif ataukah kata-kata negatif seperti diatas. Kata-kata positif  yang diikuti dengan tindakan nyata akan mengubah sesuatu yang sulit menjadi mudah. Menurut saya, justru dalam kondisi keuangan pas-pasan, maka inilah saatnya untuk mengelola keuangan dengan baik. Inilah tantangan yang harus dihadapi. Sebab kalau kita punya uang banyak, maka cara mengelolanya lebih mudah. Karena itu, coba anda pilih kata-kata seperti ini:

”Justru karena gaji pas-pasan maka saya perlu menabung dan berinvestasi,  agar kehidupan lebih baik dimasa depan”, ”Justru karena saat ini tabungan saya sangat sedikit, maka harus menabung setiap bulan”,

”Justru karena saya boros, maka saya perlu cara baru untuk menabung”.

Sekarang, yang harus anda lakukan adalah ‘memaksa’ diri anda untuk memiliki tabungan yang jumlahnya antara 3 sampai 6 kali dari pengeluaran bulanan. Anda harus menyisihkan lebih dulu saat anda menerima penghasilan. Jangan pernah menabung dengan cara menunggu hasil pengeluaran anda, karena hal ini tidak akan berhasil. Sebab, godaan belanja ada dimana-mana.

Saya sarankan, begitu anda terima gaji, langsung sisihkan minimal 10% dari penghasilan anda. Sisanya, silahkan anda gunakan untuk ‘hura-hura’ memenuhi kebutuhan bulanan anda. Mudah-mudahan, cara ini efektif.

Mengenai asuransi + investasi, silakan Anda ambil jika Anda memang perlu asuransinya seperti saya jelaskan di atas. Dengan cara ini Anda akan ‘dipaksa’ untuk berinvestasi secara rutin karena ‘ditagih’ dalam bentuk premi. Biasanya sih, kita akan lebih disiplin ketika ditagih oleh orang lain daripada ditagih oleh diri sendiri.

Setelah anda berhasil memiliki tabungan yang nilainya 3-6 pengeluaran bulanan anda, maka prioritas selanjutnya adalah berinvestasi (selain ditabung). Caranya tetap sama, anda sisihkan uang anda setiap bulan untuk investasi.

Untuk menjawab pertanyaan Anda tentang perlu tidaknya asuransi jiwa digabung dengan investasi, itu tergantung kondisi dan kebutuhan anda.  Tetapi yang perlu saya sampaikan, bahwa asuransi jiwa itu penting, dan tidak harus digabung dengan investasinya (unit link). Anda bisa memilih asuransi jiwa saja, atau asuransi jiwa + investasi. Bila hanya memilih asuransi jiwa saja, maka anda bisa melakukan investasi di tempat lain.

Untuk asuransi jiwa, sebelum anda membeli preminya, anda harus menjawab pertanyaan ini. “Apakah perusahaan tempat anda bekerja sudah memberikan asuransi jiwa yang memadai kepada anda?”  Bila belum, maka anda perlu asuransi jiwa karena anda adalah kepala keluarga yang memiliki tanggung jawab terhadap anak istri anda, bila anda meninggal sewaktu-waktu. Apalagi, bila seluruh kebutuhan keuangan keluarga menjadi tanggung jawab anda, maka asuransi jiwa menjadi sangat penting.


You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

AddThis Social Bookmark Button

Leave a Reply