Lessons Today adalah proses belajar yang saya dapatkan pada hari ini, dari apa pun, siapa pun dan dimana pun.
Jum’at 7 Desember 2007
Kalau Sudah Rejeki, Tidak akan Kemana
Pukul 11.30, seorang teman saya menelpon saya agar segera keluar dari kantor, karena ia sudah menunggunya di luar untuk berangkat shalat Jum’at. Siang itu ternyata hujan sangat deras sekali, sehingga saya membutuhkan payung untuk menuju masjid yang jaraknya 200 meter. Keraguan mulai muncul, apakah kami akan shalat di mesjid ataukah shalat di ruang serba guna gedung tempat karja kami. Alasannya simpel, kami sama-sama tidak memiliki uang ‘receh’ untuk menyewa payung.
Akhirnya, kami sepakat berangkat ke mesjid. “Soal uang ‘receh’, soal nanti saja”, begitu kesepakatan kami. Eh… ternyata diperjalanan, sandal jepit teman saya tersebut putus, sehingga dia harus beli sandal jepit baru di indomart dekat mesjid. Tentu saja dia mendapatkan uang ‘receh’ dari kembalian beli sandal.
Rejeki itu ternyata sudah diatur oleh Tuhan melalui beberapa cara yang tidak pernah kita bayangkan. Seperti si pengojek payung itu, akhirnya mendapatkan juga sewa payung dari kami (yang sebelumnya kami ragu-ragu untuk sewa payungnya), dan Tuhan telah ‘mengambil’ sebagian rejeki teman saya karena sandal itu rusak, tanpa dia perkirakan sebelumnya.
Hari ini, Sabtu 24 Nopember 2007, saya belajar dari pentas Lumba-Lumba di Gelanggang Samudra Ancol. Pelajaran ini saya dapatkan saat saya mengantarkan anak saya untuk jalan-jalan ke tempat itu, setelah kurang lebih 4 tahun saya tidak pernah ke Gelanggang Samudra.
Terus terang saya sering melihat atraksi-atraksi binatang yang sudah dilatih dengan baik oleh pawang. Tetapi pentas Lumba-Lumba di Gelanggang Samudra Ancol kali ini benar-benar menyadarkan saya, bahwa sesungguhnya siapa pun sebenarnya bisa meraih apa yang dia inginkan. Asalkan dia mau berusaha!. Bayangkan, seekor Lumba-Lumba bisa mengikuti perintah manusia.Lumba-lumba itu beratraksi dengan baik. Lalu bagaimana dengan kita?





